Minggu, 16 Desember 2012

Guncangan

     Ketika kelas 2 smp saya les di tempat yang sangat megah bernama Gamma UI, bangunan yang agak tinggi berlantai 2 itu tempat mengajar kelanjutan pendidikan hingga sma. Bagaimana tidak tempat les itu megah, karena posisi kami sebenarnya berada di lantai atas, karena lantai bawah adalah restaurant terkenal sepanjang Hek. Namun saat itu hanya 1 kelas saja yg smp, sisanya sd semua...

Cerita ini berawal ketika kami sedang belajar, dan tiba2 ada guncangan seperti bergetarnya ubin lantai pada ruangan tersebut. Aku tak tau itu apa, namun kupikir Yogi sedang memulai keisingannya dengan menginjak2an ke lantai itu. Tanpa banyak memikirkanpun saya ikut menginjakan lantainya...
Berapa menit berlalu, dan guncangan itu kembali berlanjut, dan sayapun tetap menginjakan lantai. Ketika saya menoleh ke belakang, ternyata Yogi sedang anteng2nya mencatat. Sayapun bingung dan guncangan itu mulai berguncang lagi namun yogi juga masih tidak melakukan apa2, saya pun terheran... Namun guncangan itu semakin kuat, dan ketika itulah tempat les itu ramai karena banyak siswa-siswi disini yang lari keluar, guncangan itu adalah gempa yg berkelanjutan. Dalam lorongan koridor tempat les itu, penuh dengan murid disini yang panik dan berlari cepat dan ketika itulah Firhan berbadan kekar serta Yogi manusia nekat dengan penuh paniknya lari paling depan menyerobot anak sd tanpa peduli itu siapa menuju ujung lorong kearah luar les yang ketika itu semua pelajarnya adalah anak SD yang juga ikut berlari panik -__-".
Dan sekarang tempat les itu sudah tiada karena bangkrut.

Minggu, 21 Oktober 2012

Memperihatinkan

      Pada suatu ketika kami membuat perjanjian yang mempertemukan kami di sebuah gedung berkilauan yang sangat mewah, cahaya benderang menyengat mata kami untuk selalu melirik. Dan biasanya di tempat itulah tempat balai remaja bertemu saling berbagi dan tertawa. Namun tidak bagi kami, kami membuat janji tersebut di tempat kegelapan, yaitu bioskop.
     Pada awalnya kami tidak tertarik datang kesana, karena bagi kami disana bukan level kami (gaya), jika tidak gue yang menghasut kedua bocah tsb, yaitu Bogi dan Firhan. Waktu itu gue gatau yah.. Yogi kemana? Mungkin beliau telah pergi meninggalkan kami untuk menyelamatkan Crayon Sinchan melawan emaknya naik elang. Yah.. mungkin saja,... Oke lanjut. Pada awalnya kami ingin ke bioskop karena sebelumnya sambil menunggu kami latihan Taekwondo untuk itulah kami ingin mencari sensasi yg berbeda dengan menggunakan atribut celana taekwondo tampang seperti petolan mall, ada film menegangkan juga yang membuat kami semakin yakin untuk mengunjungi tempat itu, yaitu The Terminator. Namun Allah berkehendak lain, kami nangis tak terkira, merobek baju.... orang dan membanting harga diri hingga air mengguyur seperti lautan yg menenggelamkan kami. Ternyata film ituu tidak ada!! Tidakkkk... oke itu lebay. Akhirnya dengan meniatkan diri dan membanca basmalah kami harus menentukan film selanjutnya dengan bijak, karena keadaan terpaksa dan tanggung kalo kami harus berpaling pulang. Akhirnya kami memilih "Hafalan Surat Delisah"

     Kronologisnya di saat kita masuk dan melihat jam tayang di bioskop itu, ternyata sangat memprihatinkan, ada 3 film.. yg pertama film macem sinetron, film hafalan shalat Delisa dan film horror yg berbau bokep itu. Apa boleh buat niat tinggi yg membahana kami langsung menciut yg terkikis oleh rintikan kepedihan kami #oke lebay... ketika kami memilih dan memilah dari sinopsis masing2 film... Akhirnya kami memutuskan untuk menonton hafalan shalat Delisa.

     Yah, pakaian kece kami... Muka sangar kamii... kelompok para single yg keren dan gelagat jalan seperti seorang pembela kebenaran, entah kenapa kesambet menonton film ini... well, ketika kita masuk untuk mencari tempat duduk, saya melihat sekeliling... dan yg terlihat adalah orang tua bersama anaknya yg masih kecil,  tak mengherankan film ini sangat bagus untuk di tonton untuk kalangan muda dan sangat memprihatinkan untuk para kalangan remaja karena tidak hadir untuk menemani kami nonton bersama... Dan saat film berlangsung, dengan tak tahu dirinya kitalah yg paling ramai sendiri -__-''

Minggu, 15 Juli 2012

Perjalanan Pulang

   Hari demi hari berjalan dengan cepatnya, saat itu kami sedang beranjak pulang dengan bis dari kegiatan kami di Taekwondo yaitu "Gasuku". Seperti biasa jika di bis kamipun takkan pernah diam seperti kutu buku. Setiap ada lorong kami semua berteriak "akhh matakuuu" (Dengan bernada lebay), mengetuk2an atap bis dengan sengaja layaknya penumpang, melempari kacang teman yg berada di depan. yahh dan masih banyak lagi. Namun keseharian kami dengan kegiatan itupun mengalahkan semangat gelora kami, kamipun tepar setelah sekian lama mengikuti kegiatan itu hingga terpulas tidur.

     Ini wajah saya, muka ancur babak belur seperti di hajar masa nyolong duit seceng di Balai Rakyat. Dengan isengnya saya difoto oleh sabeum kami yaitu sabeum Hendra. Tak cuman kami yg selalu iseng, namun guru kamipun pada iseng sebetulnya sehingga layaknya bola memantul. Sayapun kena cipratan kejahiliannya hehe. Namun tak cuman saya yg kena jahilnya, teman sebangku-ku pun kena. Siapakah dia? inilah temanku yg bernama Bogie.


       Ini die sobat gua yg keren bernama Bogie, kalo gua masih mending kagak di apa-apain. Namun temen gue yg satu ini nih yg di sumpelin biskuit bergizi hehe. Yah walau gua kasian ngeliat die kayak orang sakau, tapi inilah kejahilian guru kami sabeum Hendra. Walau sama2 capek namun keisengan tak pernah pudar dimanapun hehe :D
     Ini temen gue yg namanya Yogi, dia juga kena cipratan jahilnya guru kami sob.
Yah... Walau gak parah kayak kite berdua, Die termasuk orang yg beruntung tidur masih bisa jaim dan pas pula posisi tidurnya sob hehe #curang !!! ~>_<"~
Waduh apalagi Firhan gak kena foto, dia yg paling curang. Mungkin di saat kami terpulas tidur. Dia sendiri sob yg gak tidur hehe #lebih curang !!!!

Eeeeiiiiittttt.... Gak cuman itu sob, yah walau Firhan gak kedapetan foto guru kami. Namun dia juga kefoto oleh kami saat dia galau sob. Check is out!!


     Whehehe gak mau kalah, 1 kena semua kena. Ini temen gua sob lagi galau seakan-akan seperti di putusi oleh cowoknya. Walau badan paling keker tapi die juga bisa galau dengan masih menggunakan muka pongonya hehe



Tapi sayangnya, gue gabisa dapet foto Fauziah :(

Senin, 09 Juli 2012

Petualang Di Gunung Salak

     Hari menjelang pagi dengan ditemani indahnya sang surya.. Saat itu kebetulan sedang berlibur di puncak Cisarua dengan kegiatan "Gasuku Taekwondo". Biar agak gaya dikit, kami menyebut itu sebuah villa hehe tapi bukan pemain bola loh <David Villa>
     Langsung aje ketopik yak, saat itu kami bertiga bersama yg lain berkelana berangkat jalan untuk menuju sebuah buah yg amat besar, yaitu Salak. Maksud saya Gunung Salak hehe. Ketika itu sungguh di sayangkan teman kami yg bernama Bogie Ardianto tidak ikut hadir karena omnya menikah. Diperjalanan kami saling berlomba paling depan supaya biar berasa seperti pemimpin jalan didepan hehe. Begitu sampai di lokasi, semangat kami tidak pudar untuk terus berkelana hingga mencapai puncak. Yah.. Walaupun setitik demi setitik air terus bercucuran tapi semangat kami terus bergelora seperti api yg membara. Ketika itu kami di lokasi berencana ke curug kembar yg berada di gunung Salak, Kami semuapun langsung menuju terdepan walaupun guru kami yg biasa disebut sabeum di Taekwondo berada di belakang jauh ketinggalan. Langkah demi langkah kami lalui walau banyak bebatuan tak jelas yg membuat kami terperosot, setengah jalan menuju curug, saya mendengar suara adik kelas berkata kasar. Pikiranku pun mulai gak karuan, akhirnya disepanjang perjalanan kami ditempeli lintah, dan beberapa orang terserang lebah.
     Alkisah di pertengahan jalan ada seorang cewek adik kelasku yang tersengat dan akhirnya semua tubuhnya pun terlumuri bentol-bentol seperti biang keringat namun berukuran besar. Saat itu pun kami semua beranjak turun. Yah sebagai seorang senior saya harus menjaga adik-adik untuk turun. Ketika itu pun saya cukup kaget bahwa Firhanpun ikut terkena sengatan.

"Lu kena sengatan dimananya fir?" kataku sambil terheran padanya
"Gua kena di pantat neh sakit banget" (sambil menggosok-gosok pantatnya)
"Hahaha.. Kalo kena sengatan yang enakan kenapa, masa lu disitu wkwk.." aku menimpali dengan cekikikan
"Terus gimana nih gua? Perih euy." (sambil mengibas-ngibaskan celana)
"Biasanya kalo digigit ular kita harus hisap tubuh kita yang digigit itu, biar sengatannya kembali keluar sebelum masuk dan menyebar ke seluruh tubuh lu. Tapi kalo lu kenanya di situ... gua mah ogah wkwk." (beranjak pergi)

Akhirnya kami pun kembali ke bawah dan terkadang saya dan Yogi suka ketawa melihat Firhan berjalan sambil menggosok-gosok seperti itu. Namun setelah kami kembali ke villa, sabeum kami ternyata melihat seorang cewek berselendang yg menempeli tubuhnya saat berada dipaling belakang melihat kami semua turun dari gunung tersebut. Yah, memang angker dan ditambah kami berkata kasar. Di sana kami juga melihat ada tenda perkemahan penyelamatan pesawat Sukhoi. Mungkin ini sebagai pelajaran bahwa tidak boleh berkata kasar di tempat yg sebenarnya kami tak ketahui.

Minggu, 08 April 2012

Harta Benda

     Saat itu adalah hari menjelang UN. Tidak tahu kenapa kami kesambet ingin belajar dan ditentukanlah waktu untuk belajar bersama di tempat les. Kami berempat belajar fisika.. Yahh tidak mengherankan kami belajar sambil bercanda ketika itu dan guru kamipun suka kami ledek apabila ada soal yg tak bisa beliau jawabnya. Maklum saja jika kami bersama, terkadang orang lainlah yg kami isengin untuk menjadi bahan topik pembicaraan. Setelah kami selesai belajar bersama kamipun langsung pulang. Beberapa langkah kami ayunkan kaki kami ke depan. Ada 2 orang bapak-bapak yg memanggil kami selepas kencing di tembok. Bapak yang pertama memanggil kami dan satunya melihat kanan-kiri, dengan perasaan bingung kamipun langsung mendatanginya tanpa berfikir panjang,

"Kalian kenal yg bernama x (sebut saja jono)? Apakah dia suka mengganggu kalian?". Bapak pertama itu membuka pertanyaan
"Tidak Om, kami juga tidak mengenal orang itu." Yogi menimpali pertanyaan bapak itu
"Loh katanya yang Om sering denger anaknya suka malakin anak-anak yang les di tempat ini ya? Maksud Om ingin menolong kalian untuk mencari anak itu segera karena saya adalah pamannya."
(sejenak kami terdiam dan mengangguk-anggukan kepala)
"Tolong Satu-satu dari kalian tolong catat nomor saya apabila kalian dipalaki olehnya." (dengan nada suara yang agak tegas).

(Kamipun bergegas mulai mencatat.)
"Sini ikut saya" sambil menarik tangan Yogi, mengajak untuk berdiri.
"Kalian bertiga tunggu disini sampai om kembali yah. Untuk mempercayai kalian masih menunggu disini handphone kalian akan dipegang oleh Yogi untuk ikut dengan om menuju tempat biasa dia nongkrong. Santai saja handphone kalian tidak akan saya ambil kok karena ini untuk mempercayai bahwa kalian tidak meninggalkan teman kalian ini." Sahut bapak kedua yang sedari tadi sudah melihat keadaan sekitar

     Akhirnya kami pun ngasih handphone ke Yogi untuk dibawa sebagai jaminan supaya mereka percaya kami tidak akan meningglkan teman kami itu. Tapi saat itu kebetulan di antara kami hanya Bogielah yang tidak membawa handphone. Om itu pun langsung pergi bersama Yogi dengan membawa handphone kami. Tak sadar setelah itu kami baru saja dihipnotis olehnya. Kami hanya bisa terdiam dan mengangguk. Sejam kemudian pun berlalu, Yogipun akhirnya datang ke arah kami turun dari angkutan umum. Mukanya penuh kecemasan dan pucat murung. Saya pun bertanya dan memulai pembicaraan kami,
"Tadi lu dibawa kemana? Kok lama banget? dengan muka heranku
"Tadi gua dibawa ke tempat-tempat yang jauh dari keramaian. Handphone lu pada diambil dan gua diancam tadi. Gua pengen teriak tadi tapi percuma aja karena sepi banget."

Kami pun serempak menjadi murung dan pergi ke kantor polisi terdekat untuk melaporkan kejadian tersebut.
Yahhhh...Walapun laporan kami tidak begitu ditanggapi oleh polisi karena usia kami yang masih dini dan pastinya polisi akan berjalan jikalau ada uang yg mengalir di tanah air tercinta kita. Keesokan harinya, kejadian kemarin pun menjadi pembicaraan hebat di kelas dan herannya mengapa kami berempat sama-sama atlit Taekwondo yang sering ikut kejuaraan kesana-kemari, namun masih saja bisa dibodohin dengan muka pongo kami -__-"

Pelampung

     Kejadian ini terjadi saat kita mau persiapan atraksi Taekwondo. Kami latihan menendang di belakang sekolah dengan menggunakan body protektor bersama. Hari itu adalah hari sabtu dan kebetulan saat itu sedang hujan, kamipun tidak mempedulikan derasnya air yg mengguyur kami. Kami tetap tidak pernah putus asa dan latihan di samping sekolah yg ketutupan atap sekolah. Yah.. walaupun masih kena sedikit debit air itu berjatuhan.. 
     Waktu terus berlalu di iringi dengan hujan dan teriakan semangat dari kami. Semangat kami tak pernah pudar hingga keringat air penghabisan yg telah membasahi baju kami, kamipun berniat ke kantin untuk berehat sejenak. Pada saat kami kedepan, banyak sekali siswa-siswi teman kami yg sedang berlalu-lalang. Tak heran kami menjadi pusat perhatian karena kami semua masih memakai body protektor dan salah satu dari siswi temanku yg bernama Putri itu bersorak, ''Woiiii dhittt... Mau renang lu pake pelampung hujan2 ginii hahaha''. Kamipun tersipu malu dan bergegas dengan cepat ke kantin tak mempedulikan orang sekitar yg memperhatikan kami seperti badut yg melayani para bocah kesurupan.

Sabtu, 07 April 2012

Segumpal Tangan

   Menjelang sore hari berganti dengan indahnya malam, Saya, Bogie dan Firhan kumpul terlebih dahulu untuk memulai latihan Taekwondo. Kami akhirnya jalan ke SMP 20 tempat kami berlatih. Kami tahu bahwa kami telat maka saat itu kami mempercepat arah gerak kami. Begitu sampai kami langsung dihukum dan disuruh pemanasan oleh sabeum (sebutan pengajar korea). Saat pemanasan kami asyik berbicara sambil lari keluar. Saat itu saya di sebelah kanan, Firhan ditengah dan Bogie di sebelah kiri. Pada awalnya kami bersenang2 hingga ke pertengahan putaran komplek. Lalu tiba2 Firhanpun terdiam. Saya dan Bogie bingung dengan sikap Firhan seperti itu. Ternyata saat kami lihat dibawah kakinya.... Kami melihat sebuah tai anjing sebesar segumpalan tangan. Firhan berkata, "euy gue nginjek tai nehh, masih anget pula". Kami pun akhirnya lari dikejar2 olehnya. Suasana yg mengasyikan untuk dibicarakan menjadi suatu pengejaran yg menjijikan. Firhanpun mengejar2 kami sambil loncat2 memeperkan ke aspal.... Dan herannya saat kami bertiga lari. Hanya Firhanlah yg terkena hal itu -__-
     Di lain hari saat kami latihan Taekwondo. Saat itu kami sedang beristirahat.. Dan kami pergi ke toilet bertiga. Seperti biasa Firhan berada di tengah. Saat itu setelah dari toilet kami masih asyik berbicara dan cepat2 keluar karena segera untuk latihan lagi.. Namun kejadian itupun terulang. Dan Firhan terkena tai kucing dan dengan bangganya dia ketawa2 sambil memamerkan tainya kepada kami... Hingga pada suatu haripun ia pernah memegang benda lunak itu.

Sok Jagoan

      Pagi yang indah bersinar dan membawa kami pada semangat yang baru. Kebetulan saat itu kami ada kegiatan olahraga pada pagi harinya. Setelah itu kami masuk ke kelas dengan memakai baju olahraga. Kami sekelas (cowonya) tidak mempedulikan bel yg terngiang di telinga kami bahwa saat itu adalah pergantian pelajaran, yaitu IPA. 
 
Beberapa menit kemudian guru kamipun datang ke kelas dan memarahi semua anak cowok yg belum ganti baju. Kamipun bergegas kebawah untuk berganti pakaian dengan ngebut. Saat dibawah, saya merasa gaenak sama guru tsb. Akhirnya saya Bogie dan Alfi cepat2 keatas. Namun mereka malu untuk masuk ke kelas, jadi sayalah yg masuk terlebih dahulu seperti sok jagoan dengan memakai kaos putih oblong serta Alfi dengan Bogie yg bersama saya bajunya masih keluar dan acak2an. Begitu di dalam kami bertigapun di maki2 dan di setrap di depan kelas karena tidak sopan memakai baju yg seperti itu dan tidak disiplin karena saat guru datang kami masih dekil dengan memakai baju olahraga yg sedang basah kuyup. Beberapa menit kemudian kami semuapun akhirnya duduk. Setelah setengah jam kemudian, temen saya yg bernama Yogi akhirnya datang dengan tergesa2 sambil membawa roti dan minuman ditanganya. Akhirnya gurupun kesal dan menyuruh dia keluar. Dengan senangnya sambil cekikikan akhirnya diapun makan di luar kelas dengan nikmatnya -__-"

Pendahuluan

Assalamu'alaikum
     Mungkin Anda bertanya2 kenapa gua bikin blog ini dengan tema Me and My friends (Pongers)? Karna gua mau menceritakan kisah gua sama temen 1 group yaitu yg bernama Ponger's yg terdiri dari 8 orang. Pongers dibuat karena kami memiliki satu kesamaan dalam banyak hal, kata pongers pun berasal dari kata pongo, yah bisa dibilang kami memang orang-orang iseng bermuka pongo.Tapi disini gua lebih menceritakan sahabat sejati gua yg terdiri dari 5 orang karena 3 orang lainnya sudah menyusut dan tak ada kabar lagi. Disini gue akan menceritakan kekonyolan-kekonyolan yang terjadi sampai sekarang, berpetualang nantinya... gua kenalin dulu deh..


     Pertama, gua kenalin dulu nama gue Raden Adhitya Ardiansyah Ramadhan, biasa dipanggil Adhit. Gue biasa dipanggil ayam karena jambul gua kayak ayam. yah.. gua tau pasti Anda menyangka nama gue kepanjangan tapi begimana pun, yah itulah anugerah yg diberikan ortu kita hehe #sok
     Langsung aje nih, jujur gua disini orangnya paling lelet, biasa orang2 udah pada kumpul. Gua sendiri baru bangun haha. Selain itu mungkin gua orangnya agak pemalu dan orang2 biasanya manggil gua cuek gak peduli. Tapi gini2 gua orangnya berperasaan loh haha #bener

      kedua, ini temen gua yg bernama Bogie Ardianto. Biasa dipanggil Bogie. Sebutan bagi die becak hehe. Dia orangnya agak gemuk, dia anaknya seruu, setia kawan, asyik deh pokonya tapi malesinnye dia itu anaknya suka mempermasalahkan yg semestinya tidak usah dipermasalahkan yaitu hal2 yg sepele banget, suka ribet dah pokoknya bawel kayak emak2 erot kesurupan..


      Ketiga, ini temen gua yg bernama Firhan Fahreza. Biasa di panggil firhan. Sebutan bagi die gorila karena mukanya yg mirip kayak hewan tersebut hehe. Dia anaknya gak kalah seru, suka nyanyi mulu di kelas. Yah.. walau gua akuin suaranya bagus banget. Tapi dia gokil bermuka pongo pula, walau berbadan kekar. Tapi anaknya pendiem kok kalo di kalangan keluarga haha, die anaknya yg paling sial diantara kita. dan biasanye dia di sebut2 cowok terganteng di antara kita semua hehe.


    Temen gua yg terakhir benama Gabriel Ekram biasa dipanggil Yogi. Sebutan bagi die unta, karena selain bermuka campuran arab dengan condet alhasilah seperti muka orang Papua bawa golok hehe. dia orangnya agak hitam dan tinggi, dia anaknya yg paling gokil diantara kami, nekat banget dah suka ngerusuh di kelas, dan suka ngeledekin guru dengan muka penuh tanpa dosa -__-"


     Itu adalah temen2 gua semasa SD.. dan di SMP kita bertemu lagi.. kita biasa melakukan hal2 yg bisa dibilang gakan pernah berhenti ketawa. Kita kerjaanya suka nyanyi bersama ampe ditimpukin anak2 kelas, ngeledek orang2 gaje padahal kita gaje wkwk. Suka perang2an dikelas pake sapu dan sekop sebagai senjata, tas sebagai tameng, dan topi pramuka sebagai helm dan terkadang gua juga perang pake karet hehe sekali kena merah euy..

Terakhir temen gue waktu SMP.. Namanya Fauziah Salehah, yah walaupun sebenarnya kita berlima satu sekolah. Tapi, ada juga loh akhirnya perempuan yang tahan sama kegokilan kita haha. Kata orangsih dia mirip Shireen Sungkar, dia orangnya asik, baik, setia kawan, dan rajin menabung kok #loh? wkwk. Cuman yang paling gue salutin ama dia, dia sabar ketika ada reunian dan ternyata kita fix gabisa di hari H. beuh kebayangkan? dia relain hal lainnya untuk kita, tapi pada akhirnya kitapun hanya jadi PHP wahaha #evillaughs
(Sumber; Foto SMP)
Kita juga 1 eskul yaitu taekwondo. Banyak kejadian seru yg kami alami dari yg paling suka sampe duka. Gua akan ceritakan cerita kami di post berikutnya..
Maap kalo ceritanya gaje yak hehe :D