Ketika
itu kami sedang asik jajan disamping lapangan bola deket sekolah TK Kartika, Saat itu kami sedang beristirahat sehabis bermain bola bersama
di lapangan. Kekompakan kamipun tidak terbendung, bahkan hingga 1 kelas asyik
menikmati minuman yang nikmat sambil melihat alam yang sangat indah ditambah
nuansa merah-kuning yang sangat menyelekit mataku. Ya, kami masih SD kala itu, muka imut namun menjijikan hehe. Aku sempat terkesimak
melihat Ikhsan dan Ino yang berduaan melihat kearah bawah. Tiba-tiba merekapun
mengagetkan kami sekelas dengan berlari meninggalkan kami, ternyata mereka
berdua menhina sekolah SD tetangga yaitu SD 04. Kamipun berlarian kalang kabut.
Akupun panik, karena yang mengejar lebih senior dariku, dengan muka kebingungan
aku lari dengan tergesa-gesa tak peduli anak perempuan tertinggal. Tiba-tiba saat berlari Yogipun masih tertwa
terbahak-bahak, baginya inilah petualang, walau bagiku itu justru malapetaka.
“kenapa lu terus ketawa!” gertakku padanya walaupun dia tidak menghiraukannya.
“ Anjir masih aja pada berantem lu pada’’ Bogiepun menyahut dengan seksama
ketika melihat aku yang seperti gersang. Firhan yang disampingku tidak
menhiraukan dan tetap pendiam seperti biasanya. Walaupun SD 04 mengejar kami dengan sepeda serta bambu
yang keatas-atasin, yahh kami hanya bermodal pasrah dalam pelarian, walaupun
banyak helak tawa dan kepanikan didalamnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar